dōTERRAbotanical companion

Pelat II

Uap

Cinnamomum burmanni

Catatan lapangan tentang penyulingan: mengapa satu tanaman memberi bahan berbeda tergantung bagian dan metodenya.

Cinnamomum burmanni — ilustrasi botani
Francisco Manuel Blanco · 1880-1883? · Public domain
Uap · Tekanan · Fraksi

Uap memisahkan, bukan mengekstrak semuanya

Dalam penyulingan uap, uap air melewati bahan tanaman dan membawa senyawa yang mudah menguap. Campuran itu didinginkan, lalu minyak dan air berpisah karena kerapatannya berbeda. Yang tertinggal di tanaman tetap tertinggal.

Karena itu hasil penyulingan bukan “seluruh tanaman dalam botol”. Ia adalah sebagian kecil yang cukup ringan untuk ikut menguap.

Waktu dan tekanan mengubah hasil

Penyulingan yang dihentikan lebih awal memberi aroma yang berbeda dari penyulingan yang dilanjutkan berjam-jam. Pada ylang-ylang perbedaan ini dipakai dengan sengaja: fraksi awal dan akhir dijual terpisah.

Kayu cendana dan akar wangi membutuhkan waktu paling lama, kadang lebih dari sehari, karena senyawanya berat dan lambat menguap.

Perasan dingin

Kulit jeruk tidak disuling. Minyaknya berada di kelenjar tepat di bawah permukaan kulit, dan cukup ditekan untuk keluar. Tidak ada panas dalam prosesnya.

Justru karena tanpa panas, senyawa berat ikut terbawa — termasuk yang membuat kulit peka terhadap matahari.

Kembali ke folio