Pelat II
Uap
Cinnamomum burmanni
Catatan lapangan tentang penyulingan: mengapa satu tanaman memberi bahan berbeda tergantung bagian dan metodenya.
Uap memisahkan, bukan mengekstrak semuanya
Dalam penyulingan uap, uap air melewati bahan tanaman dan membawa senyawa yang mudah menguap. Campuran itu didinginkan, lalu minyak dan air berpisah karena kerapatannya berbeda. Yang tertinggal di tanaman tetap tertinggal.
Karena itu hasil penyulingan bukan “seluruh tanaman dalam botol”. Ia adalah sebagian kecil yang cukup ringan untuk ikut menguap.
Waktu dan tekanan mengubah hasil
Penyulingan yang dihentikan lebih awal memberi aroma yang berbeda dari penyulingan yang dilanjutkan berjam-jam. Pada ylang-ylang perbedaan ini dipakai dengan sengaja: fraksi awal dan akhir dijual terpisah.
Kayu cendana dan akar wangi membutuhkan waktu paling lama, kadang lebih dari sehari, karena senyawanya berat dan lambat menguap.
Perasan dingin
Kulit jeruk tidak disuling. Minyaknya berada di kelenjar tepat di bawah permukaan kulit, dan cukup ditekan untuk keluar. Tidak ada panas dalam prosesnya.
Justru karena tanpa panas, senyawa berat ikut terbawa — termasuk yang membuat kulit peka terhadap matahari.